Kondisi Jalan Tembus Kare-Ngebel, Beberapa Titik Rawan Longsor

MADIUN – Pembangunan jalan tembus Kare-Ngebel meningkatkan mobilitas warga Desa/Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun. Namun pengendara perlu waspada karena ruas jalan baru tersebut rawan longsor di beberapa titik.

“Sudah ada beberapa kali kejadian longsor di jalan baru dan sudah saya laporkan,” ujar Giyanto, Kepala Dusun Kandangan, Desa Kare.

Menurut Giyanto, jalan baru yang melewati wilayah dusunnya merupakan bagian dari proyek jalan tembus Selingkar Wilis. Saat ini pembangunan jalan tembus baru sekitar 3 kilometer mulai dari pos penjagaan perkebunan kopi Kandangan.

Sebelum dibangun, jalan penghubung ke wilayah Ngebel, Ponorogo tersebut berupa makadam. Warga Ngebel yang berkepentingan ke Kare atau sebaliknya kerap menggunakan jalan tersebut meskipun kondisinya tidak layak.

“Warga sini yang saudaranya ada di Ngebel lewatnya jalan tembus. Meskipun kondisinya jelek tetap dilewati karena lebih dekat,” jelas Giyanto.

Setelah ada proyek jalan tembus Selingkar Wilis, kondisi jalan tembus menjadi lebih halus. Paling tidak mengurangi ruas jalan makadam berbatu. Sehingga jarak tempuh semakin singkat. Mobilitas warga melewati jalan tembus juga semakin meningkat.

“Warga Ngebel makin banyak yang lewat sini terutama pedagang untuk berjualan di Pasar Kare,” ungkap Giyanto.

Namun Giyanto mengingatkan supaya pengendara tetap berhati-hati saat melewati jalan tembus Kare-Ngebel. Selain beberapa titik yang rawan longsor, kondisi jalan mulai dari pos perkebunan kopi ke wilayah Dusun Seweru juga rusak.

“Ada sekitar 2 kilometer. Jalan itu dulu yang membangun perkebunan. Waktu pengaspalan jalan baru sering dilewati kendaraan proyek,” kata Giyanto.

Kerusakan jalan menuju perkebunan kopi Kandangan tersebut terbilang parah. Lapisan beton dan aspal sudah mengelupas. Pengendara harus berhati-hati saat melewati ruas tersebut. Selain banyak lubang, besi penguat beton juga banyak mencuat di permukaan.

Camat Kare Tarnu Ashidig mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan ruang (DPUPR)  Kabupaten Madiun. Peralatan berat sudah dikirimkan untuk membersihkan material longsor.

“Akibat timbunan longsor, mobil tidak bisa lewat. Tapi hari Jumat sudah dibersihkan,” ujar Tarnu, Minggu (26/12/2021).

Sementara jalan Seweru-Kandangan yang rusak, kata Tarnu, rencananya akan diperbaiki pada 2022. Jalan yang dibangun oleh pihak perkebunan kopi Kandangan tersebut memang butuh perbaikan karena faktor usia jalan.

“Sudah masuk rencana perbaikan tahun depan,” kata Tarnu. Dengan kondisi ruas jalan sebagian rusak dan masih berupa makadam, jalan tembus Kare-Ngebel belum nyaman dan aman dilewati. Namun keberadaan jalan tembus yang melewati wilayah Desa/Kecamatan Kare Kabupaten Madiun tersebut ke depan diharapkan dapat mendongkrak perekonomian warga sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *